Bagi anda pecinta
wisata,tentunya tidak asing lagi dengn sebutan Gua Lawah di Bali. Goa ini
begitu menakjubkan dengan adanya pura di bagian depan, namun juga menyimpan
misteri yang kerap dihubung-hubungkan dengan mitos atau legenda tertentu. Ada
yang menyebut Goa Lawah sebagai salah satu tempat keramat di Bali karena
kemisteriusannya tersebut.
Ketika memasuki Goa
Lawah, Anda akan melihat ada banyak kelelawar yang bergelantungan di sana. Jadi
rasanya wajar jika goa misterius disebut sebagai Goa Lawah di
mana ‘Lawah’ merujuk pada kelelawar dalam bahasa Indonesia. Kelelawar-kelelawar
tersebut juga dilindungi sehingga siapapun dilarang untuk menangkap ataupun
memburunya. Jika memperhatikan relief yang ada di bagian gerbang, Anda akan
melihat simbol kelelawar yang diyakini ada kaitannya dengan kedudukannya di goa
tersebut.
Legenda lokal yang
menyertai goa ini adalah keberadaan sungai yang diyakini dapat menyembuhkan
berbagai macam penyakit. Tidak hanya itu, Goa Lawah juga erat kaitannya dengan
Pura Besakih yang berada di lereng Gunung Agung, Bali. Bahkan disebut-sebut
dulu pernah ada lorong yang menghubungkan Goa Lawah dengan Pura Besakih
sepanjang 30 kilometer. Namun sayang, karena pernah terjadi gempa besar, lorong
penghubung tersebut runtuh.
Masyarat Hindu di Bali
mengatakan bahwa Goa Lawah merupakan perlambang kepala Naga Basuki dengan
badannya dan ekornya yang berakhir di kompleks Pura Besakih. Naga Basuki
sendiri memiliki arti tersendiri dalam mitologi Hindu yaitu dari 3 naga
jelmaan, Naga Basuki merupakan salah satunya dan sengaja diturunkan oleh dewa
untuk menyelamatkan bumi.
Oleh karena itu, ketika Anda datang ke Goa Lawah, janganlah berperilaku tidak
sopan atau berkata kasar. Keramatnya lokasi ini tentu bisa saja membuat
‘penghuni’ di dalamnya marah dan memperlakukan Anda sama tak sopannya. Karena
begitu sucinya tempat ini, tiap kali selesai mengadakan Upacara Ngaben, umat
Hindu harus ke Pura Goa Lawah dan juga Pura Besakih untuk
bersembahyang.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar